Universitas Panji Sakti - Buleleng | Jl. Bisma No. 22 Singaraja Bali | info@unipas.ac.id | (0362) 23 588
Jurusan Ilmu Administrasi/Program Studi Ilmu Administrasi Negara

Visi, Misi Dan Tujuan Pendidikan

Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Panji Sakti yang melaksanakan dan mengembangkan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang Ilmu Administrasi Negara, dilaksanakan berdasarkan visi, misi dan tujuan pendidikan yang ada :

a.  Visi Program Studi :

Mampu menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan lulusan bermutu, mandiri dan dapat memenuhi kebutuhan stakeholder.

b.  Misi Program Studi:

  1. Menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan yang menghasilkan Sumber Daya Manusia yang memiliki kemampuan akademik dan profesional di bidang Ilmu Administrasi.
  2. Menyelenggarakan Penelitian dan Pengembangan yang menghasilkan produk sesuai dengan kebutuhan stakeholder.
  3. Menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangka ikut serta mensukseskan pembangunan.
  4. Menyelenggarakan program penunjang pendidikan (intra dan ekstra kurikuler) serta pendidikan kewiraswastaan sesuai dengan kebutuhan stakeholder.

c. Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Panji Sakti sesuai dengan visi dan misi Fisip Universitas Panji Sakti adalah untuk:

  1. Membentuk Sarjana yang memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara yang berdasarkan Pancasila & UUD’1945, dan yang memiliki kemampuan akademik dan atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni.
  2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan teknologi dan atau seni, serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.
  3. Mengembangkan dan menghasilkan berbagai karya inovatif-proaktif untuk memenuhi kebutuhan stakeholder.
  4. Menghasilkan tenaga yang berkemampuan tinggi, baik akademik maupun profesional pada berbagai jenjang sesuai kebutuhan stakeholder.

Sebagaimana telah dikemukakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Panji Sakti terdiri dari satu jurusan dimana dari jurusan tersebut, terdiri dari satu program studi. Adapun yang dimaksud dengan jurusan adalah unsur Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik yang melaksanakan dan mengembangkan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam satu bidang ilmu pendidikan ke arah yang tersedia menurut jurusan.

Kegiatan Perkuliahan adalah kegiatan akademik yang diselenggarakan oleh Fakultas dan Jurusan dapat berbentuk kuliah atau ceramah, seminar, diskusi. Jumlah waktu perkuliahan untuk setiap mata kuliah ditentukan berdasarkan beban studi sesuai dengan nilai kredit masing-masing mata kuliah.

Besarnya beban studi mahasiswa dinyatakan dalam nilai kredit semester suatu matakuliah.

a.      Nilai Kredit Semester untuk Perkuliahan

Untuk perkuliahan, nilai suatu kredit semester ditentukan berdasarkan atas beban kegiatan yang meliputi keseluruhan 3 macam kegiatan per minggu sebagai berikut:

1.   Untuk Mahasiswa

    1. 50 menit acara tatap muka terjadwal dengan tenaga dosen misalnya dalam bentuk kuliah.
    2. 60 menit acara kegiatan akademik berstruktur yaitu kegiatan studi yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh tenaga dosen misalnya dalam bentuk membuat pekerjaan rumah atau menyelesaikan soal-soal.
    3. 60 menit acara kegiatan akademik mandiri, yaitu kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau tujuan lain suatu tugas akademik, misalnya dalam bentuk membaca buku reference.

2.   Untuk Tenaga Dosen

    1. 50 menit secara tatap muka terjadwal dengan mahasiswa, 60 menit acara perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik berstruktur.
    2. 60 menit pengembangan materi kuliah.

b.   Nilai Kredit Semester untuk Seminar dan Praktik Kerja Lapangan

Untuk penyelenggaraan seminar, dimana mahasiswa diwajibkan memberikan penyajian pada suatu forum, pengertian 1 kredit semester sama seperti penyelenggaraan kuliah yaitu mengandung acara 50 menit tatap muka per minggu. Diharapkan setiap materi kuliah teori disertai praktik maupun praktik kerja lapangan. Panduan Praktik Kerja dan Praktik kuliah disusun dalam bentuk tersendiri.

c.    Beban Studi dalam Semester

Beban studi mahasiswa dalam satu semester ditentukan atas dasar rata-rata waktu kerja sehari dan kemampuan individu. Pada umumnya orang bekerja rata-rata 6 – 8 jam selama sehari berturut-turut. Seorang mahasiswa di lain pihak dituntut bekerja lebih lama sebab tidak saja ia bekerja rata-rata siang hari 6 – 8 jam dan malam hari 2 jam selama 6 hari berturut-turut maka seorang mahasiswa diperkirakan memiliki waktu bekerja sebanyak 8 – 10 jam sehari atau 48 – 60 jam seminggu.

Oleh karena satu nilai kredit semester kira-kira setara dengan 3 jam kerja, maka beban studi mahasiswa untuk tiap semester akan sama dengan 16 – 20 kredit semester atau sekitar 18 kredit semester. Dalam menentukan beban studi satu semester, perlu juga diperhatikan kemampuan individu.

Hal ini dapat dilihat dari hasil studi seorang mahasiswa pada semester yang lalu sering diukur dengan indeks prestasi: besarnya Indeks Prestasi (IP) dapat dihitung sebagai berikut:

IP=Jumlah nilai kredit matakuliah yang diambil x nilai bobot masing-masing matakuliah / Jumlah nilai kredit matakuliah yang diambil

IP= Σ KN / Σ N

keterangan:

K = Jumlah SKS (Satuan Kredit Semester) mata kuliah yang diambil

N = Nilai masing-masing mata kuliah

Beban belajar yang normal lebih dahulu yaitu 18 nilai kredit untuk Program Studi Sarjana. Dengan IP yang dicapai pada semester-semester yang lalu kemudian dapat diperhitungkan beban belajar pada semester berikutnya.

EVALUASI

Evaluasi keberhasilan proses pendidikan ada dua hal: (a) keberhasilan proses penyelenggaraan acara pendidikan dan (b) keberhasilan usaha belajar mahasiswa.

Evaluasi keberhasilan proses penyelenggaraan acara pendidikan meliputi evaluasi tentang adanya program, cara penyelenggaraan pendidikan, kesesuaian sarana dengan tujuan serta keikutsertaan mahasiswa dalam acara-acara pendidikan.

Evaluasi keberhasilan belajar mahasiswa dilakukan dengan cara mendapatkan informasi mengenai jumlah mahasiswa yang telah mencapai tujuan-tujuan yang dirumuskan dalam kurikulum, melalui penyelenggaraan ujian, pemberian tugas dan yang sejenisnya.

1.      Ujian

a.    Maksud dan Tujuan Penyelenggaraan Ujian

Maksud dan tujuan penyelenggaraan ujian adalah:

1).  Untuk menilai apakah mahasiswa telah memahami atau menguasai bahan yang disajikan dalam suatu mata kuliah.

2).  Untuk menilai apakah bahan mata kuliah yang disajikan telah sesuai serta cara penyajian telah cukup baik sehingga para mahasiswa dapat memahami mata kuliah tersebut.

Tujuan pertama terutama ditujukan kepada mahasiswa, sedangkan tujuan kedua terutama ditujukan kepada bahan mata kuliah dan tenaga dosen. Dengan diselenggarakan ujian, mahasiswa ditentukan kemampuannya. Bagi lembaga dan tenaga dosen, berdasarkan hasil ujian yang dicapai mahasiswa dapat dilakukan penilaian terhadap bahan mata kuliah dan cara pengujian bahan tersebut.

b.   Sistem Ujian

Ujian dapat dilaksanakan dalam berbagai macam cara, seperti ujian tertulis, lisan, ujian dalam bentuk seminar, ujian dalam bentuk pemberian tugas, ujian dalam bentuk penulisan karangan dan sebagainya. Ujian dapat pula dilaksanakan dengan berbagai kombinasi, cara-cara tersebut. Cara ujian yang digunakan perlu disesuaikan dengan jenis mata kuliah, tujuan kurikulum dan kondisi tenaga dosen. Oleh karena setiap ujian mengandung ketidakpastian di dalamnya, maka perlu diselenggarakan ujian lebih dari satu kali, agar diperoleh informasi atau data yang mendekati ketepatan.

2.      Penilaian

a.   Sistem Penilaian

Dalam sistem penilaian, pasti terdapat mahasiswa yang kemampuannya sangat baik, baik, cukup, kurang dan jelek. Golongan mahasiswa sangat baik, baik, cukup, kurang dan jelek ini dinyatakan dengan nilai huruf, masing-masing A, B, C, D, dan E. Disamping itu digunakan huruf K dan T yang berarti:

K =   Kosong (tidak ada nilai), data nilai kurang lengkap karena mahasiswa yang bersangkutan mengundurkan diri secara sah.

T =    Tidak lengkap, data nilai kurang lengkap karena belum semua tugas diselesaikan pada waktunya atas izin tenaga dosen yang bersangkutan: tugas tersebut harus diselesaikan dalam waktu tertentu (misalnya selambatnya satu bulan), dan apabila tidak maka nilai T itu diubah menjadi nilai K.

 

b.   Perlakuan Penilaian

Pelaksanaan penilaian dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1.   Menentukan nilai batas lulus untuk masing-masing mata  kuliah

2.   Mengadakan penilaian relatif terhadap kelompok yang berada di atas batas tersebut ke dalam golongan sebagai berikut:

Golongan                                  Nilai

Sangat baik                               A

Baik                                          B

Cukup                                       C

Kurang                                      D

3.      Evaluasi

a.    Keberhasilan studi dinyatakan dengan Indeks Prestasi (IP) dan untuk menghitung indeks prestasi, nilai huruf diubah menjadi nilai bobotnya, seperti tabel di bawah ini:

 Tabel  Skala Nilai Hasil Evaluasi Mahasiswa

SKALA NILAI

KESETARAAN DAN SKALA NILAI

Huruf Mutu

Angka Mutu

0 – 10

0 – 100

A

4

8,0 –  10

80 – 100

B

3

7,0 – 7,9

70  –  79

C

2

5,5 – 6,9

55  –  69

D

1

4,5 – 5,4

45  – 54

E

0

0,0 – 4,4

0   –  44

Evaluasi keberhasilan studi dikerjakan sekurang-kurangnya pada akhir setiap semester. Hasil ujian mahasiswa setelah diberi nilai (skor) diinformasikan dikomunikasikan kepada mahasiswa, melalui Kartu Hasil Studi (KHS)

b.   Evaluasi keberhasilan studi pada akhir program studi sarjana

Jumlah nilai kredit minimum harus dikumpulkan oleh seorang mahasiswa untuk menyelesaikan program studi sarjana sebanyak 146 nilai kredit, termasuk skripsi. Mahasiswa yang telah mengumpulkan sekurang-kuranya sejumlah nilai kredit tersebut, dinyatakan telah menyelesaikan program ini, apabila memenuhi syarat-syarat.

1).  Indeks prestasi komulatif minimal 2,00

2).  Tidak ada nilai E

3).  Telah menyelesaikan dan berhasil mempertahankan skripsi dalam sidang penguji.

Apabila dipandang perlu setiap mahasiswa yang bersangkutan boleh memperbaiki nilai-nilainya, selama batas studi diperkenalkan masih belum melampaui. Bagi mata kuliah-mata kuliah yang diusahakan diperbaiki nilainya itu, nilai tertinggi yang digunakan untuk evaluasi.

c.    Batas waktu studi

1.   Batas waktu program sarjana

Program Studi Sarjana harus dapat diselesaikan dalam waktu paling lama 7 tahun terhitung mulai saat mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa.

2.   Penghentian sementara studi

Apabila selama waktu studi mahasiswa pernah secara sah tidak terdaftar sebagai mahasiswa atau karena permohonan sendiri minta cuti kuliah, maka jangka waktu selama mahasiswa cuti kuliah tidak diperhitungkan. Jangka waktu penghentian sementara studi maksimal 4 semester dalam satu program pendidikan. Jika mahasiswa dikenakan tindakan/sanksi akademik maka waktu selama tindakan/sanksi tersebut diperhitungkan dalam batas lamanya studi.

d.   Pengalihan kredit dan perpindahan mahasiswa

1.   Pengalihan kredit dan perpindahan mahasiswa ditentukan berdasarkan atas pengakuan kredit yang telah dimiliki mahasiswa serta kondisi perguruan tinggi.

2.   Perpindahan mahasiswa dari suatu perguruan tinggi yang satu ke perguruan tinggi yang lain atau dari suatu program ke program yang lain dalam suatu perguruan tinggi, dilaksanakan melalui pengalihan kredit.

PENYUSUNAN DAN UJIAN SKRIPSI

Setiap mahasiswa diwajibkan menulis dan mempertahankan skripsi sebagai suatu syarat penyelesaian studi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Panji Sakti.

Skripsi ditulis sesuai dengan disiplin ilmu sebagaimana tercermin di dalam jurusan yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Panji Sakti.

Penulisan skripsi dapat dimulai setelah mahasiswa memperoleh sedikitnya 80% dari total SKS dan menempuh lulus seluruh mata kuliah yang diambilnya dengan nilai rata-rata minimal C. Hal-hal berkenaan dengan penulisan skripsi diatur dalam buku pedoman tersendiri.

Sebelum proses penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh seorang pembimbing I dan pembimbing II.

Persyaratan ujian skripsi  nilai kredit mahasiswa harus mencapai minimal 142 SKS dan apabila ditambah nilai skripsi menjadi 146 SKS dengan IPK minimal 2,00. bagi mahasiswa yang dinyatakan lulus ujian skripsi dan masih diwajibkan memperbaiki skripsinya, diberi batas waktu selambat-lambatnya enam bulan dari setelah dinyatakan lulus. Apabila batas waktu penyelesaian perbaikan skripsi tidak dapat dipenuhi dalam waktu yang ditentukan, maka hasil ujian sebelumnya dinyatakan batal dan diuji ulang.

 

Manual Mutu Penyusunan Proposal dapat didownload di bawah ini

PROFIL LULUSAN DAN RUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN

Profil Lulusan administratur publik/birokrat

Capaian Pembelejaran :

  1. Mampu menerapkan fungsi-fungsi manajerial untuk mengelola sumber daya sektor publik dan pelaksana kebijakan public
  2. Menguasai konsep teoritis administrasi publik, manajemen publik dan pembangunan, serta kebijakan publik
  3. Dapat memahami dan melaksanakan berbagai regulasi dan produk kebijakan publik, dan menyiapkan rekomendasi bagi pelaksana, baik sebagai atasan maupun bawahan dalam organisasi
  4. Mampu mengambil keputusan-keputusan strategis dalam  menyelesaikan masalah dengan mengambil diskresi sesuai kewenangannya.
  5. Mampu menyusun berbagai alternative dalam menyediakan rekomendasi untuk mencapai kinerja efektif, efisien dan produktif dalam organisasi dan manajemen publik.
  6. Memiliki tanggungjawab professional, etis dan wajar terhadap hasil kerja secara mandiri, kelompok maupun organisasi

Profil Lulusan Public Servant Profesional

Capaian Pembelajaran:

  1. Mampu melaksanakan fungsi-fungsi manajerial untuk mengelola sumber daya dalam menyelenggarakan pelayanan publik yang efektif.
  2. Mampu mengaplikasikan tehnologi informasi dalam manajemen pelayanan publikMampu  merumuskan & mengimplementasikan kebijakan dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
  3. Menguasai konsep teoritis administrasi publik dalam penyelenggarakan manajemen layanan publik
  4. Mampu mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah dengan mengambil diskresi guna dapat mengatasi masalah-masalah layanan publik.
  5. Mampu mempertanggung-jawabkan secara profesional dan etis terhadap pencapaian hasil kerja sendiri, kelompok, maupun organisasi keseluruhan.
  6. Mampu menerapkan prinsip-prinsip layanan prima dalam layanan publik

Profil Lulusan Evaluator/analis kebijakan/peneliti

Capaian Pembelajaran

  1. Mampu membantu dan melaksanakan  kegiatan penelitian kebijakan untuk dapat menyusun draf evaluasi dan alternative perbaikan kebijakan publik
  2. Mampu mempergunakan teknologi informasi dalam melaksanakan penelitian administrasi, sosial  maupun kebijakan publik
  3. Menguasai teknik-teknik penelitian dan mampu melakukan pengumpulan, pengolahan dan analisa data primer/skunder dalam bidang administrasi publik, sosial dan kebijakan publik
  4. Memiliki kemampuan dalam mengorganisir kegiatan penelitian, baik proses, SDM, dan hasil yang dapat dipertanggungjawbkan secara moral, ilmiah dan memenuhi kaidah akademis
  5. Mampu menyusun laporan penelitian, menyusun rekomendasi kebijakan, dan menyusun publikasi ilmiah baik berupa jurnal maupun artikel ilmiah